Tidak ada orang yang suka gagal, dan hal ini membuat banyak orang bingung, bahwa orang sukses itu sebenarnya adalah yang belajar dari kegagalan. Mereka bukanlah orang yang tidak pernah gagal. Bisa jadi mereka adalah orang yang banyak mencoba, dan dari situ banyak sekali timbul kegagalan.

Tugas para pebisnis MLM ini adalah belajar dari kegagalan.

Bagaimana dengan penyebab kegagalan yaitu karena tidak bisa ngomongnya, atau bisa dibilang tidak pandai bicara, tidak pandai presentasi atau tidak pandai menjawab pertanyaan orang lain di saat presentasi bisnisnya?

Sering kali orang barulah yang mengalami hal ini. Ceritanya begini.

Orang baru ini baru join di sebuah bisnis MLM, dan kemudian dengan semangatnya mengikuti pelatihan bisnis untuk bisa menjadi orang aktif yang bisa membawakan presentasi secara mandiri, jadi dimanapun dia masuk ke sebuah kota, maka dia akan bisa membangun jaringan sendiri di sana karena bisa melakukan presentasi.

Harapannya adalah dengan menjadi jago presentasi, dia menjadi orang yang dipercaya, bisa membawa pengaruh ke orang lain, dan akhirnya banyak yang join.

Realitanya?

Yang Namanya orang baru, belum pernah punya pengalaman sebelumnya, akhirnya dia tetap saja berani mencoba. Setelah mencoba sekali ternyata dia mengalami kesulitan dalam menjalankan presentasinya. Dia mulai merasa kelabakan dan kemudian tetap mencoba.

Hingga akhirnya dia menyadari bahwa dia belum pernah punya pengalaman dalam melakukan hal seperti ini sebelumnya.

Begitu mulai membuka mulut untuk mulai menceritakan presentasinya, dia bingung. Belum lagi setelah presentasi selesai, dia lebih bingung lagi karena masih bingung bagaimana cara menjawab banyaknya pertanyaan yang dia belum pernah alami sebelumnya. Ini dialami pasti oleh semua orang baru yang ingin aktif menjalankan bisnis MLM.

Solusinya?

Mentoring, dan Latihan. Mendengarkan dulu berbagai member lain atau tim kerjamu saat melakukan presentasi sering kali menjadi modal yang bagus sebelum kamu mulai melakukan semuanya sendiri. Kemudian mulai melakukannya sendiri dulu dengan orang terdekat untuk kamu bisa mulai Latihan.

Dari situ kamu dapatkan feedback, bisa mulai melakukan perbaikan dan kemudian menjadi speaker yang lebih baik lagi.