Biar lebih memudahkan kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari, lampu tenaga surya biasanya dapat menyala dan mati secara otomatis berkat sensor gelap yang tersemat di dalamnya.

Asyiknya lagi, harga varian yang otomatis ini tidak lebih mahal daripada lampu biasa pada umumnya.

Bahkan hampir jarang solar lamp supplier menjual produknya tersebut dengan varian manual, karena tidak akan mampu bersaing di pasaran.

Meskipun otomatis, lampu tenaga surya ini masihlah dipersenjatai oleh switch on-off biar kita bisa mematikannya di malam hari sesuai dengan keinginan kita.

Namun pada saat switch mengarah ke bagian on, maka lampu tersebut akan mati secara otomatis saat pagi menjelang.

Harga lampu tenaga surya otomatis untuk rumahan biasanya dibandrol antara 50 hingga 250 ribu rupiah, tergantung banyaknya LED, besaran lumen, dan ukuran dari lampu itu sendiri.

Selain daripada tombol switch on/off, ada pula beberapa komponen lain yang mendukung kinerjanya tersebut secara sempurna.

Panel Surya

Sudah barang tentu lampu tenaga surya dihiasi oleh elemen utamanya, yakni panel surya. Bukan sekedar dekorasi, akan tetapi berperan sebagai jantung yang memberikan tenaga kepada baterai.

Kebanyakan panel surya terbuat dari silikon kristal tunggal yang merupakan bahan semikonduktor.

Sel surya memiliki dua lapisan. Jumlah elektron positif cenderung lebih sedikit daripada elektron negatif pada lapisan atas, sementara lapisan bawah berlaku sebaliknya – elektron positif lebih banyak daripada elektron negatif.

Baterai

Komponen kedua pada lampu tenaga surya otomatis adalah baterai yang ditempatkan di dalam kotak logam atau plastik.

Di dalam kasing terdapat elektroda termasuk katoda dan anoda yang merupakan tempat terjadinya reaksi kimia.

Baterai ini berfungsi menyimpan energi panas matahari yang dikonversi menjadi sumber listrik, kemudian digunakan saat malam hari.

Pengontrol Pengisian Daya

Terakhir ada bagian yang mengontrol seluruh sistem kerja untuk melindungi pengisian daya baterai di atas, yakni charge controller.

Berkat sistem atau teknologi yang satu, baterai lampu tenaga surya kita tidak akan mengalami overcharge atau over discharge yang bisa merusak bateri dalam keadaan apapun, termasuk kondisi cuaca ekstrim yang dingin.